Pengertian Takziah ,Hukum,Adab dan Hikmah-nya

 Takziah artinya melawat atau menjenguk orang yang meninggal dunia untuk turut mengatakan belasungkawa kepada keluarganya, serta memberi penghormatan terakhir kepada orang yang telah di panggil untuk menghadap ke akhirat Allah Swt. Takziah dapat dilakukan sebelum dan sesudah jenazah dikuburkan hingga selama tiga hari. Namun demikian, takziah diutamakan dilakukan sebelum jenazah ikuburkan.

Apabila seseorang mendapat musibah kematian, maka sudah selayaknya sanak famili dan masyarakat sekitar bertakziah (melawat). Bertakziah dimaksudkan untuk meringankan beban batin orang yang tertimpa musibah. Orang yang bertakziah hadir untuk membantu dan menolong kesulitan orang yang ditinggal mati, menyatakan ikut berduka cita, menganjurkan untuk sabar, tidak berkeluh kesah, mendoakan almarhum agar mendapat ampunan dari Allah Swt. serta mendoakan semoga musibah itu terganti dengan kebaikan.

Hukum Ta'ziyah
Ta'ziah hukumnya sunah dan merupakan hak muslim yang satu terhadap muslim yang lain. Hak orang Islam terhadap orang Islam yang lain ada

enam, yaitu:

 Menjawab Salam
 Mengabulkan/memenuhi undangan 
 Memberi nasihat 
 Mendoakan orang yang bersin 
 Menjenguk orang sakit 
 Mengantarkan jenazah

Hal ini sesuai dengan hadis Rasul Allah.
Artinya:
"Hak seorang muslim terhadap muslim yang lain ada enam: Jika engkau menjumpainya maka berilah salam kepadanya, jika dia mengundangmu maka datangilah, jika ia meminta nasihat kepadamu maka nasihatilah dia, jika dia bersin dan memuji Allah maka doakanlah dia, jika dia sakit maka jenguklah, dia jika dia meninggal maka iringkanlah." (HR.Al-Bukhari)
Adab Ta'ziah

Orang yang mendengar musibah kematian hendaknya mengucapkan:

    Artinya:
    "Sesungguhnya kami adalah milik Allah dan kepada-Nya kami akan kembali."

Orang yang berta'ziah hendaknya memakai pakaian yang soapan, rapi, sebaiknya berwarna agak gelap sebagai tanda bela sungkawa. Dirumah duka ia harus menunjukkan perasaan sedih, jangan tertawa, dan jangan bercakap-cakap dengan orang lain terlalu mencolok.

Orang yang berta'ziah berusaha menghibur keluarga yang terkena musibah agar tetap sabar, karena     semua manusia pasti akan meninggal dunia. Hal ini tentunya disesuaikan dengan keadaan setempat. Jika situasi memungkinkan orang yang berta'ziah berusaha mendekati jenazah dan mendoakan agar dosa-dosanya diampuni oleh Allah swt. Firman allah swt. sebagai berikut:

Artinya:
"Setiap yang bernyawa akan merasakan mati. Dan hanya pada hari kiamat sajalah diberikan dengan sempurna balasanmu." (Ali 'Imran: 185)

Jika memungkinkan, orang yang berta'ziah dapat memberikan sumbangan untuk meringankan beban keluarga yang terkena musibah.
Usahakan dalam berta'ziah ikut salat jenazah dan mendoakannya agar diampuni dosa-dosanya sertaikut mengantar jenazah ke kubur untuk dimakamkan. 

Hikmah Ta'ziah
a.  Dengan berta'ziah akan tercipta hubungan silaturahmi yang lebih erat antara orang yang berta'ziah
     dengan keluarga yang terkena musibah kematian.
b.  Keluarga yang terkena musibah dapat terhibur dengan adanya ta'ziah sehingga yang demikian ini
     dapat mengurangi beban kesedihan yang berkepanjangan.
c.  Orang yang berta'ziah dapat ikut mendoakan kepada jenazah agar dosa-dosanya diampuni dan
     amal-amal kebaikannya dapat  di terima oleh Allah swt.

d.  Orang yang berta'ziah akan mendapat pahala dari Allah swt.












Komentar